<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ketikataku</title>
	<atom:link href="http://ketikataku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ketikataku.wordpress.com</link>
	<description>Ketika Kataku Kuketik</description>
	<lastBuildDate>Wed, 21 Sep 2011 09:54:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ketikataku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ketikataku</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ketikataku.wordpress.com/osd.xml" title="Ketikataku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ketikataku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Charlie Bit Me</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2010/02/13/charlie-bit-me/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2010/02/13/charlie-bit-me/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Feb 2010 11:53:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lucu Aja Gitu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Charlie Bit Me adalah judul film yang dibuat dan di upload oleh seorang ibu di Inggris pada awal Maret 2007.  Film ini mendokumentasikan interaksi dua anak mereka yang lucu, Harry dan Charlie. Dalam film itu Charlie yang menggigit jari kakaknya, Harry. Tapi adegan yang tidak direncanakan itu membuat film ini sangat lucu. Film inipun menjadi hits di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=386&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Charlie Bit Me adalah judul film yang dibuat dan di upload oleh seorang ibu di Inggris pada awal Maret 2007.  Film ini mendokumentasikan interaksi dua anak mereka yang lucu, Harry dan Charlie. Dalam film itu Charlie yang menggigit jari kakaknya, Harry. Tapi adegan yang tidak direncanakan itu membuat film ini sangat lucu. Film inipun menjadi hits di Youtube. Hingga kini lebih dari 137 juta orang telah menonton film ini. Bahkan, banyak juga yang membuat lagu dan parodinya. Saking banyaknya penggemar, bahkan ada yang menjual kaos bertuliskan Charlie Bit Me.</p>
<p style="text-align:justify;"><code><!--YouTube Error: bad URL entered--></code> </p>
<p style="text-align:justify;">Ingin melihat parodi, lagu dan kaos dan facebook &#8220;Charlie Bit Me&#8221; baca di isi tulisan ini. </p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-386"></span></p>
<p>Setelah film ini di upload, banyak orang mencoba membuat parodinya, bahkan membuat lagu, seperti film di bawah ini :</p>
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=xMD9_uq2xXw&amp;feature=related"><span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://ketikataku.wordpress.com/2010/02/13/charlie-bit-me/"><img src="http://img.youtube.com/vi/xMD9_uq2xXw/2.jpg" alt="" /></a></span></p>
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<!--YouTube Error: bad URL entered-->
<p>URL Facebook Charlie Bit Me : <a href="http://www.facebook.com/pages/Charlie-bit-me/39856137080">http://www.facebook.com/pages/Charlie-bit-me/39856137080</a></p>
<p>T-Shirt Charlie Bit Me : <a href="http://www.clutchtees.com/Charlie-Bit-Me-T-Shirt.html">http://www.clutchtees.com/Charlie-Bit-Me-T-Shirt.html</a></p>
<p>Blog Harry and Charlie : <a href="http://harryandcharlie.blogspot.com/2009/04/charlie-bit-me-on-bbc-radio-4.html">http://harryandcharlie.blogspot.com/2009/04/charlie-bit-me-on-bbc-radio-4.html</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://ketikataku.wordpress.com/category/lucu-aja-gitu/'>Lucu Aja Gitu</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/386/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/386/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=386&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2010/02/13/charlie-bit-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detik.com dan Indosat Bersedia Kembalikan Pulsa Bila Pelanggan Meminta</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/14/detik-com-dan-indosat-bersedia-kembalikan-pulsa-bila-pelanggan-meminta/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/14/detik-com-dan-indosat-bersedia-kembalikan-pulsa-bila-pelanggan-meminta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2009 11:57:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat Pembaca]]></category>
		<category><![CDATA[808]]></category>
		<category><![CDATA[808 iRing]]></category>
		<category><![CDATA[Bila Nanti Kau Milikku]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[detik.com]]></category>
		<category><![CDATA[etika bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Naff]]></category>
		<category><![CDATA[SMS]]></category>
		<category><![CDATA[www.detik.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=365</guid>
		<description><![CDATA[Pihak Detik.com dan Indosat bersedia mengembalikan pulsa pelanggan kartu keluaran Indosat yang diambil dari pulsa pelanggan secara sepihak melalui program iRing 808. Seluruh pelanggan yang tidak bersedia pulsanya terambil atau terkurangi secara sepihak, bisa menelpon customer service Detik.com di nomor 021-7941178 (sdri Ismawati) dan meminta kembali pulsa perpanjangan iRing sebesar Rp. 5500 berikut pulsa yang diambil secara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=365&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Pihak Detik.com dan Indosat bersedia mengembalikan pulsa pelanggan kartu keluaran Indosat yang diambil dari pulsa pelanggan secara sepihak melalui program iRing 808. Seluruh pelanggan yang tidak bersedia pulsanya terambil atau terkurangi secara sepihak, bisa menelpon customer service Detik.com di nomor 021-7941178 (sdri Ismawati) dan meminta kembali pulsa perpanjangan iRing sebesar Rp. 5500 berikut pulsa yang diambil secara sepihak sebesar Rp. 0,1.    <span id="more-365"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bila Anda mendapatkan SMS dari nomor 808 berbunyi  Selamat iRing kamu aktif dgn tarif Rp.0,1/30 hari Bila Nanti Kau Milikku,NaFF, akan diperpanjang otomatis 30 hari kemudian dengan tarif 5.500/30hr. CS 0217941178″. maka, sejak itulah telepon selular Anda akan &#8220;menyanyikan&#8221; lagu untuk semua penelpon.</p>
<p style="text-align:justify;">Sesuai bunyi SMS itu, bila Anda tidak menghapus langganan &#8220;nyanyian&#8221; yang tiba-tiba &#8220;ngendon&#8221; tanpa ijin di hape Anda, maka 30 hari kemudian &#8220;penyanyi&#8221; akan memperpanjang &#8220;nyanyiannya&#8221; selama 30 hari kemudian dengan menyedot pulsa Anda sebesar Rp. 5500 hingga 30 hari kemudian.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang patut disesalkan adalah, pelanggan kartu keluaran Indosat tidak mendapatkan informasi bagaimana menghapus &#8220;nyanyian&#8221; itu, apalagi SMS itu nongol begitu saja dan langsung bernyanyi untuk semua penelpon, diminta atau tidak.</p>
<p style="text-align:justify;">Jauh dari etika dan sopan santun memang. Karena itulah saya lalu menghubungi 0217941178 yang tak lain dan tak bukan adalah nomor telepon Detik.com, dan menyampaikan keberatan atas tindakan tak beretika ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Tak hanya keberatan yang saya sampaikan, saya juga meminta Ismawati, penjawab telepon saya, untuk mengembalikan pulsa saya yang terlanjur diambil dari program yang disebutnya sebagai program Promo Reload Voucher ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Ismawati dalam percakapan itu bersedia mengusahakan pengembalian pulsa saya yang telah diambil dalam program ini. Yakni Rp. 5500 ditambah Rp. 0,1 dan bersedia menyampaikan masalah ini ke atasannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Masalahnya adalah, pengembalian pulsa ini hanya bisa ia lakukan untuk nomor telepon genggam saya saja. &#8220;Untuk nomor yang lain, kami akan kembalikan kalau ada pengaduan dan saya mendapatkan nomor teleponnya,&#8221; demikian Ismawati mengatakan. Sehingga, bila Anda tidak menelpon yang bersangkutan dan meminta pulsa Anda dikembalikan, maka program itu tetap dan terus memangkas jumlah pulsa Anda tiap 30 hari.  Tentu saja, saya bisa memahami ada juga pelanggan kartu keluaran Indosat yang tidak keberatan dengan program ini. Namun saya di sini, bahwa yang saya beratkan adalah soal etika yang ditinggalkan dari pemangkasan pulsa dengan cara seperti ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Karena pengembalian pulsa hanya dilakukan Detik.com dan Indosat untuk pelanggan yang mengajukan keberatan dan meminta kembali pulsa yang terlanjur dipangkas, maka melalui blog ini saya menyarankan untuk menghubungi 0217941178 atau mengirimkan e-mail di <a href="mailto:customer_service@indosat.com">customer_service@indosat.com</a> dan <a href="mailto:cs@detik.com">cs@detik.com</a>.  Anda cukup menyampaikan keberatan Anda dan meminta kembali pulsa  Anda.  Bila Anda belum menghentikan langganan iRing itu, Anda juga bisa meminta iRing itu dihentikan.  Logikanya, kalau mereka yang mengaktifkan, sudah seharusnya mereka yang menghentikan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ismawati juga menjelaskan bahwa program ini telah dihentikan. Namun penghentian ini tidak bisa dilakukan Indosat untuk semua nomor yang sudah terlanjur mendapatkan SMS &#8220;sluman-slumun&#8221; ini.  Dan, perpanjangan iRing dengan pemangkasan pulsa secara sepihak akan terus dilakukan kecuali pelanggan sendiri yang melakukan penghentian langganan. (hn)</p>
<p style="text-align:justify;">  </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />Posted in Surat Pembaca  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/365/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/365/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=365&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/14/detik-com-dan-indosat-bersedia-kembalikan-pulsa-bila-pelanggan-meminta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Indosat dan Detik.com Mencuri Pulsa Saya?</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/03/808-mencuri-pulsa-saya/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/03/808-mencuri-pulsa-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2009 11:38:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Surat Pembaca]]></category>
		<category><![CDATA[808]]></category>
		<category><![CDATA[808 iRing]]></category>
		<category><![CDATA[Bila Nanti Kau Milikku]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[detik.com]]></category>
		<category><![CDATA[etika bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Indosat]]></category>
		<category><![CDATA[Naff]]></category>
		<category><![CDATA[SMS]]></category>
		<category><![CDATA[www.detik.com]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=357</guid>
		<description><![CDATA[Indosat menjengkelkan dan tidak beretika. Ini kesimpulan saya setelah saya mendapatkan beberapa kali SMS dari 808 , yakni program I-ring dari Indosat . SMS terakhir dari 808 saya terima tanggal 14-08-2009.  Bunyi SMS itu &#8221; Selamat iRing kamu aktif dgn tarif Rp.0,1/30 hari Bila Nanti Kau Milikku,NaFF, akan diperpanjang otomatis 30 hari kemudian dengan tarif 5.500/30hr. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=357&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Indosat menjengkelkan dan tidak beretika. Ini kesimpulan saya setelah saya mendapatkan beberapa kali SMS dari 808 , yakni program I-ring dari Indosat . SMS terakhir dari 808 saya terima tanggal 14-08-2009.  Bunyi SMS itu &#8221; Selamat iRing kamu aktif dgn tarif Rp.0,1/30 hari Bila Nanti Kau Milikku,NaFF, akan diperpanjang otomatis 30 hari kemudian dengan tarif 5.500/30hr. CS 0217941178&#8243;.   Sejak menerima SMS itu, setiap kali orang menelpon saya, selalu terdengar nada tunggu dengan lagu yang tidak saya sukai. SMS ini tidak etis, karena mengaktifkan nada tunggu telepon genggam saya secara sepihak.<span id="more-357"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Saya lalu menelpon nomor 0217941178  dengan meyakini bahwa huruf CS dalam pesan pendek itu kepanjangan dari Customer Service dan nomor tersebut adalah nomor telepon. Ternyata benar. Meski tidak ada yang mengangkat, kontak saya dijawab oleh mesin penjawab dengan menginformasikan bahwa saya telah menghubungi Detik.com.</p>
<p style="text-align:justify;">Detik.com ? saya yang awam dunia telepon genggam dan mengerti setengah-setengah tentang dunia IT juga bertanya, kenapa kontak saya tersambung dengan Detik.com? Situs berita itu? Karena kontak saya tak berjawab (tidak ada yang mengangkat, meski kontak saya pada jam kerja) maka saya simpan pertanyaan saya. </p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa hari kemudian, saya menelpon kembali.  Saya diterima oleh saudari Isma dan membenarkan bahwa nomor ini adalah nomor Detik.com.  Kepada saya, Isma menjelaskan bahwa SMS 808 itu adalah program Promo Reload Voucher kerjasama antara Indosat dan Detik.com.  808 sendiri, lanjut Isma adalah Program iRing yang dikelola Indosat.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;SMS itu terkirim otomatis setiap kali Anda mengisi voucher sebesar 50 ribu,&#8221; jelasnya di ujung telepon. &#8220;Dan gratis,..&#8221; katanya menambahkan sebelum saya bertanya lagi.  Saya heran, kenapa Isma menyusulkan kata gratis, padahal dalam pesan singkat disebutkan bahwa iRing itu bertarif Rp. 0,1/30 hari?  &#8220;Meski tertulis tarif Rp. o,1 sebenarnya iring itu gratis Pak,&#8221; ujar Isma meyakinkan. Tapi bagimana saya bisa membuktikan bahwa iRing itu gratis? Isma tidak bisa menjawab.</p>
<p style="text-align:justify;">Sayapun menyampaikan keberatan saya atas iRing itu. Masalahnya, bukan karena lagu itu tidak enak didengar atau tidak saya sukai, tetapi pemasangan iRing itu tidak pernah saya kehendaki, semurah apapun tarifnya.  Andaikan tarifnya Rp. 0,0000001 sekalipun, pengeluaran itu tidak pernah saya kehendaki. Keberatan itu dijawab Isma dengan memberitahukan cara penghentian iRing. &#8220;Cukup tulis STOP lalu kirimkan ke 808, Pak,..&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">Isma sangat profesional dengan jawaban yang sangat fair. Tapi kenapa cara penghentian langganan iRing itu saya dapatkan dari Isma setelah saya menelponnya? Kenapa tidak bersamaan dengan SMS dari 808? Isma juga membenarkan bahwa setelah 30 hari kedepan, bila saya tidak menghentikan langganan, maka secara otomatis iRing itu diperpanjang dengan tarif Rp. 5.500. Artinya, diminta atau tidak, dikehendaki atau tidak, Indosat akan memperpanjang iRing saya.    </p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Anda kan yang mengaktifkan, Anda yang saya minta menghentikan iRing itu,&#8221; pinta saya. Namun Isma mengatakan bahwa saya harus melakukan sendiri, karena dia tidak bisa melakukannya. Ia hanya bisa berjanji akan menyampaikan keberatan saya kepada atasannya. Selebihnya, ia hanya memberikan alamat e-mail agar saya menuliskan keberatan saya. Alamat e-mail tersebut adalah <a href="mailto:customer_service@indosat.com">customer_service@indosat.com</a> dan <a href="mailto:cs@detik.com">cs@detik.com</a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Penasaran dengan 808, saya mencoba googling dengan kata kunci 808 iring dan membuka beberapa temuan Google. Ternyata, saya bukan satu satunya pengguna kartu keluaran Indosat yang dikecewakan dengan program iRing 808 ini. Berikut ini URL  dari Kompas.com yang berisi Surat Pembaca tentang kekecewaan yang sama :</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.kompas.com/suratpembaca/readtanggapan/9455">http://www.kompas.com/suratpembaca/readtanggapan/9455</a> dan <a href="http://www.kompas.com/suratpembaca/read/9875">http://www.kompas.com/suratpembaca/read/9875</a></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam surat pembaca yang berjudul &#8220;Jasa I Ring 808 Indosat Tida Ada Etika Bisnis&#8221; yang ditulis oleh Dodi Masykur tersebut telah ditanggapi oleh Adita Irawati GH Corporate Communication PT Indosat dengan menyatakan permohonan maaf dan telah menghubungi Dodi Masykur sebagai penulis surat pembaca serta mengkonfirmasikan telah menonaktifkan iring pada tanggal 19 Agustus. Anehnya, Adita Irawati dalam tanggapannya tidak menyebutkan bahwa iRing itu telah dinonaktifkan secara umum/massal.  Artinya, boleh jadi penonaktifan itu hanya pada telepon genggam Dodi Masykur saja.  Lalu bagaimana dengan pelanggan kartu produk Indosat lainnya?</p>
<p style="text-align:justify;">Surat Pembaca kedua (url kedua) juga bercerita setali tiga uang. Ibnu Eko Irawan dalam suratnya menerima iRing &#8220;Resah Tanpamu&#8221; dengan tari Rp.0,1 dan pulsanya terpotong secara otomatis setelah iRing tanpa dikehendaki itu &#8220;ngendon&#8221; di hape-nya selama seminggu. Bahkan dalam surat pembacanya, Ibnu menuliskan kata tanya &#8220;Inikah Indosat yang sudah sangat serakah dan tidak punya etika, tidak punya sopan santunn dan membuat promo yang menyesatkan  yang akan selalu meraup untung dari promo ini dari pelanggan lainnya?&#8221;  Dalam url surat pembaca itu, tak terlihat tanggapan dari pihak Indosat.</p>
<p style="text-align:justify;">Googling saya berikutnya mengarah pada url <a href="http://www.iring808.com/iring">http://www.iring808.com/iring</a>  pada bagian kiri bawah tertulis Powered by PT Agranet Multicitra Siberkom (PT yang berhubungan dengan Detik.com?).</p>
<p style="text-align:justify;">Satu lagi url yang membuat saya semakin bertanya-tanya. Yakni <a href="http://iring.indosat.com/iring/overview/php">http://iring.indosat.com/iring/overview/php</a> dalam halaman itu disebutkan cara penonaktifan iRing dengan cara mengetik UNREG dan mengirimkan ke 808. Kenapa berbeda dengan keterangan Isma operator telepon dari Detik.com yang menyarankan saya mengetik STOP dan mengirimkan ke 808?.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin kedua cara itu sama-sama benar, tetapi saya sengaja tidak mencoba menonaktifkan iRing saya dengan kedua cara itu. Karena saya tidak pernah mengetik REG dan mengirimkan SMS saya ke 808. Karena saya merasa tidak pernah mengaktifkan, seharusnya Indosat atau Detik.com lah yang menonaktifkan iRing itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Melalui tulisan di blog ini, saya ingin bertanya kepada Indosat dan Detik.com, berapa besar keuntungan perusahaan Anda dalam bisnis iRing yang Anda jalankan dengan meninggalkan etika ini? (hn)</p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;"> </p>
<br />Posted in Surat Pembaca  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/357/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/357/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=357&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2009/09/03/808-mencuri-pulsa-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aliansi Total Ban Desak Larangan Iklan Rokok</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/11/02/aliansi-total-ban-desak-larangan-iklan-rokok/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/11/02/aliansi-total-ban-desak-larangan-iklan-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2008 10:27:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Total Ban]]></category>
		<category><![CDATA[FCTC]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Hidup Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Iklan Rokok]]></category>
		<category><![CDATA[Komnas Perlindungan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[pembunuhan anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengendalian Tembakau]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan anak Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Seto Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Susenas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta – Aliansi Total Ban mendesak pemerintah untuk melarang setiap bentuk iklan, promosi dan sponsor rokok. Iklan, promosi dan sponsor rokok, yang dilancarkan perusahaan rokok secara agresif dinilai aliansi sebagai penyebab meningkatnya jumlah perokok pemula terutama anak-anak.   Desakan Aliansi Total Ban ini merupakan keprihatinan atas fakta bahwa pada tahun 2007, jajaran instansi pemerintah, Departemen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=332&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:small;"><span style="font-family:Arial;"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/11/lindungi_anak.jpg"></a><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/11/lindungi_anak1.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-334" title="lindungi_anak1" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/11/lindungi_anak1.jpg?w=128&#038;h=83" alt="" width="128" height="83" /></a>Jakarta</span><span style="font-family:Arial;"> – Aliansi Total Ban mendesak pemerintah untuk melarang setiap bentuk iklan, promosi dan sponsor rokok. Iklan, promosi dan sponsor rokok, yang dilancarkan perusahaan rokok secara agresif dinilai aliansi sebagai penyebab meningkatnya jumlah perokok pemula terutama anak-anak. <span id="more-332"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Desakan Aliansi Total Ban ini merupakan keprihatinan atas fakta bahwa pada tahun 2007, jajaran instansi pemerintah, Departemen Keuangan, Depnakertrans, dan Departemen Pertanian bersama Asosiasi Produsen Rokok (GAPPRI dan GAPRINDO) yang menetapkan kebijakan Road Map Industri Hasil Tembakau dan Kebijakan Cukai tahun 2007 hingga 2020 untuk menggenjot laju produksi rokok hingga mencapai 240 milyar batang pada tahun tahun 2007 – 2010 dan 260 milyar batang pada tahun 2015 – 2020. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Road Map ini mempercepat terjadinya <em>lost generation</em> pada bangsa ini,” jelas Seto Mulyadi <span style="color:black;">Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak yang juga salah satu penggagas Aliansi ini. Seto menambahkan, saat ini jumlah anak-anak yang terjerat adiksi nikotin tidak pernah menurun dari tahun ketahun. “Data Susenas pada tahu 2004, prevalensi merokok anak usia 15 – 19 tahun telah mencapai 32.8%. Perokok yang mulai merokok pad usia 5 – 9 tahun meningkat tajam sebanyak 144% dari tahun 2001 ke tahun 2004. Kondisi ini akan diperburuk dengan adanya <em>road map</em> ini”. </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Road map ini, ujar Seto, tentu akan semakin memicu agresifitas indostri rokok dalam memasarkan produknya.<span>  </span>“Sementara pemerintah sapai saat ini tidak memiliki payung hukum untuk melindungi anak dari serangan industri rokok yang berwujud iklan serta kegiatan-kegiatan promosi dan <em>sponsorship</em>,” tandasnya. “Justru pemerintah memberikan kebebasan hampir mutlak kepada industri rokok untuk memasarkan produknya melalui iklan, <em>sponshorship,</em> dan kegiatan promosi lainnya,” ujar Seto menambahkan. Peraturan yang dimaksud Seto adalah Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2003 dan Undang-undang Penyiaran No. 32 tahun 2002 yang melegitimasi iklan rokok di televisi.<span>  </span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Dari pemantauan Komnas Perlindungan Anak, pada tahun 2007 saja, terdapat 2846 julah tayangan televisi yang disponsori industri rokok di 13 stasiun televisi ditambah dengan 1350 kegiatan yang disponsori indsutri rokok. “Tanpa ada hukum yang mengatur industri rokok dalam beriklan dan berpromosi, dapat dipastikan jumlah iklan, promosi, and <em>sponsorship</em> yag dilakukan perusahaan rokok akan terus meningkat,” jelas Seto. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Padahal, iklan, promosi dan <em>sponsorship</em> rokok sangat potensial menimbulkan keinginan remaja untuk mulai merokok, mendorong perokok remaja untuk terus merokok, dan memancing untuk kembali merokok. “Ada korelasi yang sangat kuat antara agresifnya iklan, promosi dan <em>sponshorship</em> rokok dengan tingginya jumlah perokok anak,” lanjut Seto.</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Untuk itulah, Komnas Perlindungan Anak, bsama masyarakat sipil mempelopori pembentukan aliansi yang terdiri dari 29 organisasi yang terdiri atas organisasi masyarakat, pemuda, mahasiswa, pelajar, serta organisasi non-pemerintah yang peduli terhadap isu anak dan pengendalian tembakau. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">“Pembentukan aliansi ini merupakan bagian dari upaya perlindungan keberlangusngan Hak Hidup dan Tumbuh Kembang Anak yang dijamin dalam UUD 1945, UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak dan Konvensi Hak Anak,” kata Seto menjelaskan. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Pada kesempatan pendeklarasian Aliansi Total Ban di Bumi Wiyata, Depok Sabtu 1 Nopember 2008, aliansi juga menyampaikan desakan terhadap pemerintah untuk segera melarang segala bentuk iklan, promosi, dan sponsor rokok sebagai bentuk perlindungan anak Indonesia dari dampak tembakau sebagai bentuk perlindungan anak Indonesia. “Kami sudah menyusun agenda kerja di tiap kota dimana anggota aliansi berada dan segera melakukan dengar pendapat dan melakukan pendekatan-pendekatan dengan pihak-pihak terkait untuk mendukung desakan ini,” demikian Seto mengungkapkan. []</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:black;font-family:Arial;"><span style="font-size:small;">Hari Nugroho, freelance journalist</span></span></p>
<br />Posted in Politik  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/332/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/332/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=332&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/11/02/aliansi-total-ban-desak-larangan-iklan-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/11/lindungi_anak1.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">lindungi_anak1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Malaysia Mencuri Lagi</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/10/11/malaysia-mencuri-lagi/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/10/11/malaysia-mencuri-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Oct 2008 13:39:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Aku Cinta Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjang Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Cipta]]></category>
		<category><![CDATA[Hiphop]]></category>
		<category><![CDATA[HipHop Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Indohustla]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Joe Farizal]]></category>
		<category><![CDATA[Lagu Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia Telanjang]]></category>
		<category><![CDATA[Mamorah]]></category>
		<category><![CDATA[Musik Rap]]></category>
		<category><![CDATA[Pencurian Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Penjipalakan Lagu]]></category>
		<category><![CDATA[Plagiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Plagiat]]></category>
		<category><![CDATA[Rapper Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa Sayange]]></category>
		<category><![CDATA[Saykoji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Setelah lagu Rasa Sayange, Batik dan Reog diklaim sebagai karya bangsa Malaysia, kini rapper Malaysia Joe Farizal mencuri lirik rapper Indonesia Saykoji, Mamorah dan RAM.  Bahkan Joe Farizal menampilkan lagu-lagu yang ia jiplak itu di blog gratisan miliknya di MySpace.com.  Berita pencurian karya anak Bangsa Indonesia ini juga menyebar di kamunitas Kaskus, komunitas dunia maya terbesar di Indonesia. Lucunya, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=311&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/10/1_376833947l.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-313 alignleft" title="1_376833947l" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/10/1_376833947l.jpg?w=128&#038;h=70" alt="" width="128" height="70" /></a>Setelah lagu Rasa Sayange, Batik dan Reog diklaim sebagai karya bangsa Malaysia, kini rapper Malaysia Joe Farizal mencuri lirik rapper Indonesia Saykoji, Mamorah dan RAM.  Bahkan Joe Farizal menampilkan lagu-lagu yang ia jiplak itu di blog gratisan miliknya di MySpace.com.  Berita pencurian karya anak Bangsa Indonesia ini juga menyebar di kamunitas Kaskus, komunitas dunia maya terbesar di Indonesia. Lucunya, pelaku men-delete Saykoji dari friendlist di myspace dan mem-block-nya.  Berikut ini beberapa URL yang membuktikan pencurian Joe Farizal.<span id="more-311"></span></p>
<p style="text-align:justify;">MySpace Pelaku berikut karya jiplakannya bisa di akses di <a href="http://www.myspace.com/joefarizal" target="_blank"><span style="color:#22229c;">http://www.myspace.com/joefarizal</span></a> dan <a href="http://www.imeem.com/joefarizal">http://www.imeem.com/joefarizal</a> bila belum dihapus, Anda bisa mendengarkan lagu-lagu milik Mamorah berjudul Goodbye, How I Feel About U, badai Pasti Berlalu, Gaya Hidup dan beberapa lagu lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Lirik lagu Saykoji yang bisa diakses di <a href="http://www.youtube.com/watch?v=AIm-DaUZVbM&amp;feature=related" target="_blank"><span style="color:#22229c;">http://www.youtube.com/watch?v=AIm-D&#8230;eature=related</span></a> juga di copy habis.</p>
<p style="text-align:justify;">Saykoji sendiri sudah membuat peringatan kepada pelaku dengan gayanya yang kreatif berupa lagu berjudul Copy My Style yang diupload Youtube di url <a href="http://www.youtube.com/watch?v=pAynLGgogu0">http://www.youtube.com/watch?v=pAynLGgogu0</a></p>
<p>Bila ingin membandingkan dengan karya penulis lagunya, klik <a href="http://www.myspace.com/saykojimusic">http://www.myspace.com/saykojimusic</a></p>
<p>Diskusi tentang pencurian ini bisa di klik di <a href="http://hiphopindo.yuku.com/reply/41513/t/Re-TOLONG-DI-JAUHI-NI-ORANG-JANGAN-PERNAH-DI-KASI-RESPECT.html#reply-41513">http://hiphopindo.yuku.com/reply/41513/t/Re-TOLONG-DI-JAUHI-NI-ORANG-JANGAN-PERNAH-DI-KASI-RESPECT.html#reply-41513</a></p>
<p style="text-align:justify;">Di forum diskusi di forum HipHopIndo.net, penulis asli lagu itu menceritakan bahwa penjiplak sempat beberapa kali memintanya untuk menuliskan lirik lagu untuk dirinya, namun tidak mereka gubris karena sedikit curiga.  Selang beberapa lama kemudian, lagu-lagu rapper Indonesia ini copy dan diakui sebagai karyanya. </p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Secara pribadi gue harap si Joe Farizal ini nyadar dan bisa belajar jadi rapper yang lebih baik. Gue akui waktu awal-awal gue ngerap, kebiasaan meniru musisi lain itu memang ada. Dan gue akui itu. Tapi sekali lagi, ini bukan soal lagu gue dipakai tanpa ijin aja. Ini soal bertindak dan sembunyi. Why are you hidding from me, man?&#8221; tulis Igor Saykoji dalam surat terbukanya.    &#8212;(harnug)</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tulisan terkait : </em><a href="http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/05/mencintai-indonesia-tanpa-upacara/">Mencintai Indonesia Tanpa Upacara</a></p>
<br />Posted in Seni &amp; Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/311/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/311/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=311&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/10/11/malaysia-mencuri-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/10/1_376833947l.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">1_376833947l</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Janji Syaharani, Panaskan SIEM 2008</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/23/janji-syaharani-panaskan-siem-2008/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/23/janji-syaharani-panaskan-siem-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2008 16:51:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Likumahua]]></category>
		<category><![CDATA[Bubi Chen]]></category>
		<category><![CDATA[Cendy Luntungan]]></category>
		<category><![CDATA[Gallery of Kisses]]></category>
		<category><![CDATA[Garasi produksi Miles Film]]></category>
		<category><![CDATA[Madame Dasima]]></category>
		<category><![CDATA[Magma Project]]></category>
		<category><![CDATA[NETPAC Award Festival Film Asia]]></category>
		<category><![CDATA[North Sea Jazz Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Oele Pattiselano]]></category>
		<category><![CDATA[psychedelic]]></category>
		<category><![CDATA[SIEM 2008]]></category>
		<category><![CDATA[Sutrisno]]></category>
		<category><![CDATA[Syaharani]]></category>
		<category><![CDATA[World Music]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=297</guid>
		<description><![CDATA[Bersama Magma Project, Syaharani berjanji akan memanaskan Solo International Ethnic Music Festival 2008 dengan membawakan World Music Electronicnya. Bahkan, khusus untuk penampilan di SIEM 31 Oktober 2008 nanti, ia kini sedang berlatih keras “Sekarang saya kembali berlatih membiasakan feel dan teknik vocal  untuk dapat mempersembahkan warna Magma Project yang powerfull dengan cengkok-cengkok yang khas, SIEM bakal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=297&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;">Bersama Magma Project, Syaharani berjanji akan memanaskan Solo International Ethnic Music Festival 2008 dengan membawakan World<a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/cover-rani2.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-298" title="cover-rani2" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/cover-rani2.jpg?w=96&#038;h=96" alt="" width="96" height="96" /></a> Music Electronicnya. Bahkan, khusus untuk penampilan di SIEM 31 Oktober 2008 nanti, ia kini sedang berlatih keras “Sekarang saya kembali berlatih membiasakan <em>feel</em> dan teknik <em>vocal</em> <span> </span>untuk dapat mempersembahkan warna Magma Project yang powerfull dengan cengkok-cengkok yang khas, SIEM bakal panas <em>deh</em>” ujar penyanyi yang pernah mewakili Indonesia dalam North Sea Jazz Festival 2001 ini. <span id="more-297"></span><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"> </span></p>
<div></div>
<p><span style="font-size:11pt;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Dalam penampilannya nanti, selain mempersembahkan lagu-lagu aransemen ulang dari album Wordl Music Electronic, Syaharani dan Magma Project akan<span>  </span>membawakan satu lagu bersama seorang sinden. “Judulnya Sunya Ruri, ini menjadi lagu favorit saya karena ada kolaborasi yang menarik,” jelas penyanyi berdarah Bone, Sulawesi Selatan yang akrab dipanggil Rani ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">H<span class="apple-style-span">ingga 2006 telah merilis 3 solo album jazzy dan satu pop trip-hop (Magma). Ia juga memproduseri album</span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span"><em>Magma</em></span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span">dan</span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span"><span>Buat Kamu</span></span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span">(SQf),</span><span class="apple-converted-space"> menjadi </span><span class="apple-style-span"><em>song writer</em>, serta</span><span class="apple-converted-space"> </span><span class="apple-style-span"><em>vocal arranger</em>. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Penyanyi bernama lengkap Saira Syaharani Ibrahim kelahiran Batu, Jawa Timur tahun 1971 ini juga pernah menjadi bintang tamu dalam Al Jarreau,</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Iskandarsyah Siregar</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">&amp; Folks, Dave Koz, Keith Martin dan Yellow Jackets Indonesia concert bersama Fourplay. </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Tak hanya menyanyi, Rani juga menjadi aktris dalam teater musikal</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><em><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Madame Dasima</span></em></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">,</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><em><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Gallery of Kisses</span></em></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">di TIM Jakarta, film</span></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><em><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Garasi</span></em></span><span class="apple-converted-space"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">produksi Miles Film, serta membuat theme song dan vocal illustrator film &#8220;Betina&#8221; produksi 9 Palm Films (pemenang NETPAC Award Festival Film Asia 2006).</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Di penghujung tahum 1998, Rani bergabung bersama<span class="apple-converted-space"> </span><a title="Bubi Chen" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bubi_Chen"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">Bubi Chen</span></a>,<span class="apple-converted-space"> </span><a title="Benny Likumahua (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Benny_Likumahua&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">Benny Likumahua</span></a>,<span class="apple-converted-space"> </span><a title="Sutrisno (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sutrisno&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">Sutrisno</span></a>,<span class="apple-converted-space"> </span>Cendy Luntungan, dan<span class="apple-converted-space"> </span><a title="Oele Pattiselano (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oele_Pattiselano&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">Oele Pattiselano</span></a><span class="apple-converted-space"> </span>mengeluarkan album<span class="apple-converted-space"> </span><a title="Jazz" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jazz"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">jazz</span></a><span class="apple-converted-space"> </span><a title="What a Wonderful World (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=What_a_Wonderful_World&amp;action=edit&amp;redlink=1"><span style="color:#292929;text-decoration:none;">What a Wonderful World</span></a>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;">Album solo jazz pertama Rani bertajuk<span class="apple-converted-space"> </span><em>Love</em><span class="apple-converted-space"> </span>(1999). Rani kemudian merambah ladang musik psikedelik lewat album<span class="apple-converted-space"> </span><em>Magma</em><span class="apple-converted-space"> </span>(2002) untuk memaksimalkan kualitas vokalnya. Album ini berisi 11 lagu yang bernuansa Jazz, fusion, ethnic, dan trip hop yang nge-<em>blend</em><span class="apple-converted-space">  </span>jadi satu sehingga menghasilkan apa yang Rani sebut sebagai<span class="apple-converted-space"> </span><em>psychedelic</em>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#292929;font-family:Arial;"><span> </span>“Saya berharap SIEM menjadi ajang pembelajaran dan meningkatkan daya apresiasi masyarakat, sekaligus mencerminkan perkembangan dan menjadi bagian dari konservasi budaya,” ujar Rani. Ia juga berharap SIEM menjadi festival yang menempatkan prestise bangsa Indonesia dalam pergaulan dunia. “Itu semua bisa dilakukan bila SIEM dikelola dengan baik,” pesannya mengakhiri perbincangan. (harnug)</span></p>
<div></div>
<p><span style="font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p> </p>
<p></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"> </p>
<br />Posted in Seni &amp; Budaya  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/297/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/297/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=297&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/23/janji-syaharani-panaskan-siem-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/cover-rani2.jpg?w=96" medium="image">
			<media:title type="html">cover-rani2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cara Cerdas Gaya Komuter</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/menyerahkan-nasib-pada-masinis-kereta/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/menyerahkan-nasib-pada-masinis-kereta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 11:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humaniora]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Depok]]></category>
		<category><![CDATA[double-double track]]></category>
		<category><![CDATA[kereta api listrik]]></category>
		<category><![CDATA[komuter]]></category>
		<category><![CDATA[krl]]></category>
		<category><![CDATA[KRL Ekspress]]></category>
		<category><![CDATA[Pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[PT Kereta Api DAOP I & Divisi Jabotabek]]></category>
		<category><![CDATA[Rangkasbitung]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Dukuh Atas]]></category>
		<category><![CDATA[Stasiun Gondangdia]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/2007/12/25/menyerahkan-nasib-pada-masinis-kereta/</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai kota metropolitan, Jakarta sebenarnya sangat terlambat dalam penyediaan moda transportasi kereta<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=6&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><em><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/05/krl.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-129" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/05/krl.jpg?w=128&#038;h=96" alt="Kerta Api Listrik" width="128" height="96" /></a>Ditulis oleh: Hari Nugroho</span></em></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoBodyText" style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hari masih pagi. Seorang pria berdasi keluar dari rumahnya yang asri. </span><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tampak istri dan kedua anaknya mengantar kepergiannya dengan senyum mengembang. Ia lantas bergegas menuju stasiun yang tak jauh dari perumahannya, setelah turun dari ojek langganan. Sejurus kemudian kereta rel listrik (KRL) seperti menjemputnya. Laki-laki itu, adalah Marwan, berusia 35 tahun, warga Depok, bekerja di sebuah perusahaan minyak yang berkantor di kawasan Sudirman Jakarta.</span></p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Marwan, adalah salah satu dari dari sekitar tiga juta warga komuter yang tinggal di daerah penyangga Jakarta, seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor, bahkan hingga Rangkasbitung atau Karawang dan menggantungkan hidupnya di Jakarta. Marwan adalah salah satu dari sekitar 5.000-an penglaju (istilah lain dari komuter) yang menggunakan kereta api sebagai alat transportasi. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">“Naik kereta lebih irit sedikit <em>ketimbang</em> naik mobil, tapi tidak <em>bikin cape</em> di jalan, malahan bisa istirahat dalam kereta, atau baca-baca koran,” jelasnya saat ditemui di kereta Sudirman Ekspress. Kereta yang selalu membawanya pulang dan pergi bekerja. Benar, hanya Rp 9.000 Marwan bisa menikmati kereta itu sampai Stasiun Dukuh Atas. “Pulang pergi hanya menghabiskan<span> </span>sekitar Rp. 22 ribu saja,” akunya. Dibanding naik mobil, sekitar Rp 50 ribu-an melayang dari dompet Marwan. “Lebih irit sedikit sih, tapi lebih lancar dan selalu tepat waktu,” terang Marwan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Hal senada diungkapkan Andi Subarkah, karyawan di sebuah perusahaan IT yang berkantor di Jl. M.H. Thamrin. Penumpang setia KRL Pakuan Ekspress jurusan Bogor- Stasiun Kota ini, memilih naik kereta karena jadwalnya yang tetap dan relatif singkat. “Hanya satu jam dari Stasiun Depok menuju Stasiun Gondangdia,” paparnya. Ia mengaku lebih suka naik kerata karena bebas macet. “Saya tidak bisa membayangkan kalau naik mobil, macet dan melelahkan,” katanya menuturkan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Menjadi komuter dengan menumpang kereta, ujar Andi, juga ada konsekwensinya. “Kita harus menyesuaikan jadwal kereta, meski ada beberapa pilihan jadwal, kalau terlambat kita tidak punya pilihan lain,” jelasnya.<span> </span>Karena itulah setiap pukul 5.30 ia harus berangkat dari rumah, untuk mengejar kereta dengan jam keberangkatan 6.23 atau 6.39. “Kalau telat juga, masih ada yang berangkat pukul 7.00,” katanya. Pulangnya, Andi, harus bergegas keluar kantor tepat pukul 17.30.<span> </span>“Cukup sejam perjalanan, coba bayangkan kalau naik mobil, apalagi saat hujan, perjalanan bisa lebih dari 3 jam,” ujarnya menambahkan. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Meski demikian, Andi bukan tak pernah beraktivitas malam. “Kalau harus makan malam dengan <em>klien</em> misalnya, saya harus naik taksi, atau pakai mobil kantor diantar sopir kalau itu kegiatan kantor,” jelasnya. “Tapi aktivitas di luar jadwal kereta termalam, hampir jarang saya lakukan,” katanya menambahkan.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Bagi Moch. Harun, Humas Pertamina, naik KRL sangat menguntungkan dari sisi waktu. Meski warga Perumahan Taman Yasmin, Bogor ini memiliki mobil, toh sejak tahun 2000 ia menggunakan kendaraan beroda besi itu.<span> </span>“Turun Stasiun Gambir, lalu jalan kaki, sudah sampai ke kantor,” katanya menjelaskan. “Naik KRL cukup 1 jam, kalau naik mobil bisa 2 jam lebih,” tuturnya. Apalagi, lanjutnya, kalau naik mobil, kadang ia harus menunggu 2 hingga jam saat pulang hanya untuk menunggu kemacetan lalulintas mereda. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Menjadi penumpang setia KRL, tidak lantas bebas masalah. Bila terjadi masalah teknis, putusnya kabel listrik atau mati lampu misalnya,<span> </span>penumpang tak punya pilihan lain. “Tidak ada kereta lain di belakang, jadi harus beralih ke bus, meski harus terlambat datang ke kantor, atau tidak masuk sekalian,” papar Marwan. </span><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">“Jadi seperti menyerahkan nasib pada masinis kereta <em>deh</em>,…” seloroh Andi.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Tak Kalah Nyaman</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Fasilitas yang disediakan di KRL Ekspress sebenarnya sudah cukup memadai. Ber-AC, tempat duduk nyaman, dan lumayan aman. “Selain itu harganya relatif terjangkau,” ujar Harun. Soal keamanan? “Setidaknya saya tidak pernah kecopetan,” aku Dwi Iswandono, seorang karyawan kantor Konsultan Komunikasi yang warga Bintaro ini. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Namun menurut Dwi, ketepatan jadwal masih perlu pembenahan. “Masih sering terlambat,” paparnya. Pengalaman Dwi berkereta api di Singapura, rasanya belum bisa dibandingkan dengan di Indonesia. Di Singapura, Malaysia, dan New Zeland, seperti yang dituturkan Harun, kereta selalu datang tepat waktu. “Bahkan tepat dari jam, dan menitnya”. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Sebagai kota metropolitan, Jakarta sebenarnya sangat terlambat dalam penyediaan moda transportasi kereta. Metropolitan lainnya, lainnya bahkan telah memiliki kultur kereta sejak berdasawarsa lalu. Paris dilengkapi jaringan kereta komuter sejak tahun 1900, New York telah membangunnya sejak tahun 1904. London bahkan jauh lebih awal dari ini, yakni sejak 10 Januari 1863 dengan meresmikan penggunaan jaringan kereta bawah tanah pertama di dunia. Kini, jaringan kereta komuter London Raya melayani sekitar empat juta penumpang setiap hari. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Singapura sudah merasakan nikmatnya kereta komuter yang resik dan sejuk sejak tahun 1987. Manila, Bangkok, dan Kuala Lumpur juga sudah beberapa tahun lalu memiliki kereta komuter yang nyaman dan manusiawi.</span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">Menurut Ahmad Sujadi, Kepala Humas PT Kereta Api DAOP I &amp; Divisi Jabotabek, pihaknya telah merancang pembangunan jalur transportasi berbasis rel yang cepat dan antimacet sebagai alternatif moda transportasi yang dibutuhkan masyarakat, termasuk komuter. </span></p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"> </p>
<p style="text-align:justify;margin:0 0 .0001pt;"><span style="font-size:11pt;font-family:'Trebuchet MS';">“Saat ini sudah ada beberapa kereta rel listrik ekspress dengan fasilitas memadai untuk melayani penumpang se-Jabodetabek, dengan kapasitas 500 ribu penumpang perhari kerja,” jelas Sujadi. “Kedepan telah ada beberapa perencanaan yang memungkinkan untuk meningkatkan kapasitas muat penumpang hingga 1,5 juta penumpang perhari kerja,” tambahnya. Perencanaan itu diantaranya adalah pembangunan <span>double-double track </span>dari Stasiun Mangarai ke Cengkareng yang direncanakan akan selesai pada tahun 2014. Sayang baru rencana. (harinug)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ketikataku.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ketikataku.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=6&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/menyerahkan-nasib-pada-masinis-kereta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/05/krl.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">Kerta Api Listrik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AR Baswedan (1908-1986): Jurnalis Pemberontak, Perintis Pers Nasional</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/ar-baswedan-1908-1986-jurnalis-pemberontak-perintis-pers-nasional/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/ar-baswedan-1908-1986-jurnalis-pemberontak-perintis-pers-nasional/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2008 02:32:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[Agus Salim]]></category>
		<category><![CDATA[AR Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Buya Hamka]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Soetomo]]></category>
		<category><![CDATA[GAPPI]]></category>
		<category><![CDATA[Masyumi]]></category>
		<category><![CDATA[PAI]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Arab Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[Perintis Pers Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PKI]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Pers Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[SK Trimurti]]></category>
		<category><![CDATA[Soebagijo IN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[Tak banyak orang tahu sepak terjang AR Baswedan. Dibanding tokoh dr. Soetomo, H. Agus Salim, Buya Hamka dan SK Trimurti, nama AR Baswedan boleh jadi kalah popular. Namun, sepak terjang mantan Menteri Penerangan, jurnalis, pejuang kemerdekaan, sastrawan dan aktivis Partai Arab Indonesia ini patut ditelaah kembali. Soebagijo IN dalam buku Jagat Wartawan bahkan menyebut AR [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=265&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span class="apple-style-span"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/ar-baswedan.jpg"><span style="color:#515151;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-237" title="ar-baswedan" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/ar-baswedan.jpg?w=75&#038;h=96" alt="" width="75" height="96" /></span></a><span style="color:#515151;">Tak banyak orang tahu sepak terjang AR Baswedan. Dibanding tokoh dr. Soetomo, H. Agus Salim, Buya Hamka dan SK Trimurti, nama AR Baswedan boleh jadi kalah popular. Namun, sepak terjang mantan Menteri Penerangan, jurnalis, pejuang kemerdekaan, sastrawan dan aktivis Partai Arab Indonesia ini patut ditelaah kembali. Soebagijo IN dalam buku Jagat Wartawan bahkan menyebut AR Baswedan sebagai salah satu dari 111 orang perintis pers nasional.</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span class="apple-style-span"><span style="font-size:11pt;color:#515151;font-family:&quot;"><span id="more-265"></span></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#515151;">Ia lahir di Kampung Ampel, Surabaya, Jatim 9 September 1908 dari pasangan suami istri Awad Baswedan dan Aliyah binti Abdullah Jarhum.  AR Baswedan merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yakni Ibrahim (meninggal 1944), Ahmad (meninggal 1964), AR Baswedan, dan Umar (meninggal 1976).</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">AR Baswedan memiliki tiga saudara tiri lain ibu (ibu tirinya bernama Halimah) yakni Abdullah (meninggal 1950), Salim Baswedan, dan Mariam. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Meskipun ayahnya, Awad Baswedan dan keluarga besar Baswedan dikenal sebagai pedagang, AR Baswedan tidak tertarik menjadi pedagang. Ia justru tumbuh sebagai tokoh pergerakan nasional dengan didikan Islam yang kuat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Pada tahun 1932 AR Baswedan bekerja di harian Sin Tit Po di Surabaya. Ia mendapat rekan seperjuangan Liem Koen Hian, peranakan Cina yang sependirian dengannya. Melalui harian Sin Tit Po, Liem menyerang pemerintah Belanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Liem adalah pemimpin redaksi dan penanggung jawab Sin Tit Po. Baswedan menjadi penjaga pojoknya, dengan nama samaran Abun Awas. Baswedan memilih nama Abun Awas (bukan Abu Nawas) karena di Indonesia nama Abu Nawas hanya dikenal sebagai tokoh yang cerdik dan jenaka. Padahal, tokoh itu juga seorang penyair besar. Sedangkan Baswedan menulis pojok, selain jenaka, juga tajam dan menyakitkan Belanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Suatu saat, direktur harian Sin Tit Po menegur Liem Koen Hian dan Baswedan karena sama-sama pedas bila menulis. Rupanya sang direktur mendapt peringtan dari pemerintah Belanda. Tapi AR Baswedan dan kawan-kawan akhirnya keluar dari harian ini ketimbang harus berkompromi dengan Belanda, padahal ia baru setahun di sana.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Gaji 75 gulden yang setara dengan 7 kuintal beras ditinggalkannya, dan memilih bergabung di terbitan Soeara Oemoem milik dr. Soetomo, dengan gaji 10-15 gulden sebulan. Hanya setahun ia bekerja di suratkabar ini, pada tahu n 1934 ia pindah ke harian Matahari pimpinan Kwee Hing Tjiat di Semarang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Awalnya, Harian Matahari Semarang memuat tulisan Baswedan tentang orang-orang Arab, 1 Agustus 1934. Dalam artikel itu terpampang foto Baswedan mengenakan blangkon. Ulahnya itu membuat orang-orang Arab berang, karena saat itu terjadi pertikaian antara kelompok Al Irsyad dan Rabithah Alawiyah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Dalam Artikel itu AR Baswedan menyerukan pada orang-orang keturunan Arab agar bersatu membantu perjuangan Indonesia. Ia mengajak keturunan Arab, seperti dirinya sendiri, menganut asas kewarganegaraan ius soli. Di mana saya lahir, di situlah tanah airku, kata lelaki itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Ia pernah menulis artikel di suratkabar Matahari berjudul &#8220;Peranakan Arab dan Totoknya&#8221; yang menganjurkan etnis Arab melaksanakan komitmen dalam Sumpah Pemuda yakni berbangsa, berbahasa, dan bertanah air satu Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Oktober 1934, ia mengumpulkan para peranakan Arab di Semarang dan mendirikan Partai Arab Indonesia (PAI). Di partai ini AR Baswedan lalu ditunjuk sebagai ketua. Sejak itu ia tampil sebagai tokoh politik. Harian Matahari pun ditinggalkannya. Padahal, ia mendapat gaji 120 gulden di sana. Demi perjuangan, katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Malalui Partai Arab Indonesia. Ia menyebut tanah air Arab peranakan adalah Indonesia, kultur Arab peranakan adalah kultur Indonesiaa-Islam seraya menyerukan agar masyarakat etnis Arab peranakan wajib bekerja untuk tanah air dan masyarakat Indonesia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Melali PAI, masyarakat etnis Arab mendapatkan pengakuan sebegai bagian dari bangsa Indonesia. PAI bergabung dala, Gabungan Partai Politik Indonesia (GAPPI).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">GAPPI dan harian Matahari lalu dibubarkan oleh pemerintah Jepang, dan AR Baswedan sempat ditnagkap karena dianggap melawan pemerintahan kolonial Jepang. Baswedan saat itu menolak kebijakan pemerintah kolonial Jepang yang mewajibkan tiap keluarga etnis China dan Arab mendaftarkan diri sebagai bukan orang Indonesia.<span>   </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Nama AR Baswedan semakin dikenal saat aktif terlibat dalam BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Di badan itu ia sempat berpidato yang menegaskan bahwa tanah air peranakan Arab adalah Indonesia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Partai Arab Indonesia membubarkan diri ketika pemerintah mengeluarkan manifes politik agar partai membubarkan diri dan membentuk partai baru. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">AR Baswedan kemudian masuk di Partai Masyumi sedangkan tokoh dari Partai Arab Indonesia lainnya seperti Hamid Algadri masuk di Partai Sosialis Indonesia dan yang lain aktif menjadi pengurus di Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Nasionalis Indonesia (PNI), bahkan ke Partai Komunis Indonesia (PKI) seperti dialami Baraqbah yang menjabat Ketua PKI Kaltim.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Perjalanan politiknya terus menanjak sebagi Menteri Muda Penerangan RI pada Kabinet Sjahrir, Anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP), Anggota Parlemen dan Anggota Dewan Konstituante. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Perjalanan hidup selanjutnya membuat AR Baswedan menetap di Yogyakarta. Ia menjadi ketua Dewan Dakwah Islamiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu ia juga mengasuh Badan Koordinasi Pengajian Anak-anak (BAKOPA) atau Ikatan Khatib.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">AR Baswedan turut mendirikan Lembaga Dakwah Kampus Jamaa`ah Shalahuddin Universitas Gadjah Mada yang dikenal dengan sebutan JS UGM. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Lembaga itu didirikan sebagai wadah pergerakan, pembinaan, pengkaderan, pengkajian dan pelayanan sekaligus pusat keislaman kampus UGM. Lembaga itu sempat akan dibubarkan oleh pemerintah Orde Baru. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dijabat oleh Daoed Joesoef pernah memerintahkan Rektor UGM untuk membubarkan JS dengan dalih banyak pengurus JS terlibat demonstrasi menentang pemberlakuan Normalisasi Kehidupan Kampus/Badan Koordinasi Kemahasiswaan (NKK/BKK) tahun 1978.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">Sejumlah buku karya AR Baswedan adalah &#8220;Debat Sekeliling PAI&#8221; (1939), &#8220;Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab&#8221; (1934), &#8220;Rumah Tangga Rasulullah&#8221; (1940). </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#515151;">AR Baswedan wafat pada 16 Maret 1986 setelah beberapa hari sakit dan dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta dan jasadnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir Jakarta. (harnug-disarikan dari berbagai sumber)</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ketikataku.wordpress.com/265/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ketikataku.wordpress.com/265/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=265&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/18/ar-baswedan-1908-1986-jurnalis-pemberontak-perintis-pers-nasional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/ar-baswedan.jpg?w=75" medium="image">
			<media:title type="html">ar-baswedan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Laut Indonesia Pernah Jaya</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/14/justru-di-laut-indonesia-pernah-jaya/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/14/justru-di-laut-indonesia-pernah-jaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2008 03:57:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Gajah Mada]]></category>
		<category><![CDATA[Jalasveva Jayamahe]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan di Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Majapahit]]></category>
		<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Sriwijaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Orang Laut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[  “Jalesveva Jayamahe” justru di laut kita jaya, adalah gambaran sejarah Bangsa Indonesia. Kejayaan bahari pertama dalam skala besar ditunjukkan oleh Kerajaan Sriwijaya yang berdiri tahun 683-1030 M. Petualang Tiongkok, I Tsing, mencatat, Shih Li Fo Shih (Sriwijaya) adalah kerajaan besar yang mempunyai benteng di Kotaraja, armada lautnya amat kuat.       Dengan memperkerjakan Suku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=213&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"> </p>
<p style="text-align:justify;">
<div style="text-align:justify;"></div>
<p><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></p>
<div class="mceTemp">
<dl class="wp-caption alignleft">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/relief01-large.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-223" title="relief01-large" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/relief01-large.jpg?w=123&#038;h=96" alt="Relief Perahu Majapahit" width="123" height="96" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">“Jalesveva Jayamahe” justru di laut kita jaya, adalah gambaran sejarah Bangsa Indonesia. Kejayaan bahari pertama dalam skala besar ditunjukkan oleh Kerajaan Sriwijaya yang berdiri tahun 683-1030 M. Petualang Tiongkok, I Tsing, mencatat, Shih Li Fo Shih (Sriwijaya) adalah kerajaan besar yang mempunyai benteng di Kotaraja, armada lautnya amat kuat. </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;"><span style="font-family:Times New Roman;"> <span id="more-213"></span></span></span></span></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Dengan memperkerjakan Suku Orang Laut yang piawai dalam teknologi pembuatan kapal dan strategi perang laut Sriwijaya berhasil menguasai lautan Nusantara di wilayah seluruh Sumatra sampai Malaya sekarang.</span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Sriwijaya telah berhasil menjadi kekuatan perdana dalam sejarah Nusantara yang mendominasi wilayah sekitar <span class="apple-converted-space"> </span>perairan timur Pulau Sumatera, yang merupakan jalur kunci perdagangan dan pelayaran internasional bahkan hingga saat ini. </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Selanjutnya Sriwijaya bergerak ke perairan Laut Jawa untuk menguasai jalur pelayaran rempah-rempah dan bahan pangan hasil pertanian. Kejayaan maritim Siriwijaya pada abad ke tujuh itu, tercatat dalam sebelas relief di dinding Candi Borobudur yang menggambarkan ketangguhan armada laut Sriwijaya, lengkap dengan teknologi kontruksi kapal yang dikembangkan saat itu. </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Namun, Sriwijaya hanya mengembangkan diri sebagai negara maritim, sementara <span class="apple-converted-space"> </span>dunia agraria tidak terlalu berkembang, sehingga Sriwijaya tak bertahan lama. Karena kota pelabuhan sudah seharusnya ditopang oleh hasil pertanian yang menjadi komoditas unggulan dari wilayah pedalaman. </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">  </span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Ketangguhan agraria dan maritim pertama kali ditunjukkan oleh Kerajaan Singhasari di bawah pemerintahan Kertanegara pada abad ke-13. Cikal bakal kerajaan ini sejak abad ke-10 oleh Medang, Kahuripan, lalu Kediri telah punya basis yang kuat menguasai seluruh aliran sungai Brantas dari hulu sampai hilirnya, meramu kekuatan agraria dan maritim. Maka saat Kertanegara memimpin Singhasari dengan politik ekspansinya ia mampu menguasai lautan Nusantara. </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Dalam Kakawin (babad, cerita, kitab) Negarakertagama Kertanegara telah mendengungkan perluasan cakrawala mandala ke luar Pulau Jawa, yang meliputi daerah seluruh dwipantara. Dengan kekuatan armada laut yang tidak ada tandingannya, pada tahun 1275 Kertanegara mengirimkan ekspedisi bahari ke Kerajaan Melayu dan Campa untuk menjalin persahabatan agar bersama-sama dapat menghambat gerak maju Kerajaan Mongol ke Asia Tenggara. Tahun 1284, ia menaklukkan Bali dalam ekspedisi laut ke timur. </span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p><span style="color:#000000;font-family:Arial;"></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Dua pilar utama kekuatan agraris dan maritim telah membawa Kertanegara menaklukan : Pahang, Melayu, Gurun (Indonesia Timur), Bakulapura (Kalimantan BD), Sunda, Madura, dan seluruh Jawa. Sekalipun lautan <span class="apple-converted-space"> </span>menjadi perhatian utamanya, Kertanegara tidak pernah “luput ing madal” (lupa daratan), ia juga memperkuat sektor agrarianya.<span class="apple-converted-space"> </span></span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;font-family:Times New Roman;">  </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Puncak kejayaan bahari tercapai pada abad ke-14 ketika Majapahit menguasai seluruh Nusantara bahkan pengaruhnya meluas sampai ke negara-negara asing tetangganya. <span style="color:#000000;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Kerajaan Majapahit di bawah Raden Wijaya, Hayam Wuruk, dan Gajah Mada telah berkembang pesat menjadi kerajaan besar yang mampu memberikan jaminan bagi keamanan perdagangan di wilayah Nusantara.<span class="apple-converted-space"> </span></span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">  </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></p>
<p> </p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"><span style="color:#000000;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Visi dan keinginan kuat <span class="apple-converted-space"> </span>untuk membangun kerajaan yang mengedepankan kekuatan maritim dan agrarian telah menjadi tekad Raden Wijaya, anak menantu Kertanegara. Visi itu diwujudkan dengan memilih lokasi ibukota Kerajaan Majapahit di daerah Tarik di hilir sungai Brantas dengan maksud memudahkan pengawasan perdagangan pesisir dan sekaligus dapat mengendalikan produksi pertanian di pedalaman. </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">  </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Penyatuan Nusantara oleh Majapahit melalui ekspedisi-ekspedisi bahari dimulai tak lama setelah Mahapatih Gajah Mada mengucapkan sumpah Palapa yang terkenal itu pada tahun 1334 : </span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Tan amukti palapa,<span class="apple-converted-space"> <em></em><span class="apple-style-span"><em>“Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukita palapa. Sira Gajah Mada lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, ring Doran, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti Palapa”</em></span></span></span></span><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> <span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Ekspansi bahari ini tercatat dalam Negara Kertagama anggitan Mpu Prapanca pada tahun 1365. Buku ini membagi wilayah kekuasaan Majapahit dalam empat kelompok wilayah : (1) wilayah2 Melayu dan Sumatera : Jambi, Palembang, Samudra dan Lamori (Aceh), (2) wilayah2 di Tanjung Negara (Kalimantan) dan Tringgano (Trengganu), (3) wilayah2 di sekitar Tumasik (Singapura), (4) wilayah2 di sebelah timur Pulau Jawa (Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku sampai Irian).</span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Dalam bukunya, Fruin-Mess yang berjudul “Geschiedenis van Java” (1919) halaman 84, menyebutkan “Dengan demikian, orang akan melihat bahwa luas wilayah Majapahit kurang lebih sama dengan wilayah Hindia Belanda dikurangi dengan Jawa Barat karena dalam daftar tak disebutkan nama Pasundan”</span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Bahkan dalam catatan sejarah menyebutkan, pengaruh Kerajaan Majapahit telah sampai kepada beberapa wilayah negara asing : Siam, Ayuthia, Lagor, Campa Kamboja), Anam, India, Filipina, China.</span><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"> </span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Di bawah komando Mahapatih Gajah Mada, Majapahit pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk (1350-1389), berhasil mewujudkan visi Sumpah Palapa, seiring dengan itu Majapahit berhasil mengembangkan teknologi perkapalan berupa kapal bercadik yang menjadi tumpuan utama kekuatan armada lautnya.</span></span></span><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"><span style="color:#000000;font-family:Arial;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;">Bahkan, armada laut Majapahit ini didukung oleh persenjataan andalan berupa meriam hasil rampasan dari bala tentara Kubilai Khan ketika menyerang Kediri (atas tipudaya Raden Wijaya) dan peluru lontar atau roket yang ditiru Majapahit dari peralatan perang Kubilai Khan itu.</span></span></span></span>
</p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white;line-height:14.25pt;text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Meski pusat kerajaan Mojopahit agak jauh di pedalaman, yakni di sekitar Trowulan, Mojokerto, <span class="apple-converted-space"> </span>Kota Majapahit yang memiliki kanal-kanal air untuk sarana perhubungan yang memiliki akses ke laut. Kanal-kanal air ini memiliki pola jalur-jalur yang potong-memotong tegak lurus, dengan arah utara-selatan dan arah timur-barat. Jalur air ini mempunyai lebar 20-30 meter dan kedalaman 4 meter.</span><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Di kiri-kanan jalur air ini terdapat sisa-sisa batu-bata, yang menunjukkan batas sepi saluran dan bekas-bekas bangunan. Sedangkan air untuk mengisi saluran ini berasal dari sungai-sungai di daerah selatannya, antara lain sungai Brangkal dan jalan keluarnya adalah lewat saluran ke barat sungai tersebut, kemudian menuju sungai Brantas.</span></span><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><span style="font-size:small;"> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#333333;font-family:&quot;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Jalur-jalur tersebut juga berhubungan dengan sungai Gunting (anak sungai Brantas) yang mengalir melalui tepi timur dan utara Kota Mojoagung. Majapahit runtuh sekitar tahun 1528 Masehi karena tidak ada lagi pemimpin yang kuat yang mampu mempertahankan kekuatan dan kejayaan Majapahit.<span class="apple-converted-space"> <em></em><span class="apple-style-span"><em>(harnug-disarikan dari berbagai sumber)</em></span></span></span></span><span style="color:#4d4d4d;font-family:&quot;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p></span></p>
<p></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ketikataku.wordpress.com/213/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ketikataku.wordpress.com/213/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=213&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/14/justru-di-laut-indonesia-pernah-jaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/relief01-large.jpg?w=123" medium="image">
			<media:title type="html">relief01-large</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencintai Indonesia Tanpa Upacara</title>
		<link>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/05/mencintai-indonesia-tanpa-upacara/</link>
		<comments>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/05/mencintai-indonesia-tanpa-upacara/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ketikataku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seni & Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Batik]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Ganyang Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Rasa Sayange]]></category>
		<category><![CDATA[Reog]]></category>
		<category><![CDATA[Yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ketikataku.wordpress.com/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini, ketika semua orang mengenakan baju beridentitas “Asli Indonesia” (baca : batik) di kantornya, seorang teman menuliskan sebuah URL http://hiduplahindonesiaraya.com/     dalam status Yahoo! Messenger-nya. Dari web itu, saya seperti menemukan sedikit jawaban atas kemarahan saya beberapa bulan terakhir. Kemarahan karena beberapa identitas budaya Indonesia berupa batik, tari Reog, lagu Rasa Sayange, diserobot dan diakui [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=197&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;"><a href="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/picture-5.png"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-198" title="picture-5" src="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/picture-5.png?w=98&#038;h=96" alt="" width="98" height="96" /></a>Pagi ini, ketika semua orang mengenakan baju beridentitas “Asli Indonesia” (baca : batik) di kantornya, seorang teman menuliskan sebuah URL http://hiduplahindonesiaraya.com/<span>   </span><span> </span><span> </span>dalam status Yahoo! Messenger-nya. Dari web itu, saya seperti menemukan sedikit jawaban atas kemarahan saya beberapa bulan terakhir. Kemarahan karena beberapa identitas budaya Indonesia berupa batik, tari Reog, lagu Rasa Sayange, diserobot dan diakui sebagai karya negara tetangga. <span id="more-197"></span><span> </span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Situs ini, kata pengelola yang ditulis di ruang Tentang Kami, dimaksudkan untuk mewujudkan kepedulian dengan senantiasa berkreasi dalam nama Indonesia, untuk menyebarkan semangat yang sama kepada segenap putra-putri bangsa. Semangat Cinta Indonesia.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Pengelola yang kemudian membuat semacam komunitas &#8220;hiduplahindonesiaraya.com&#8221; ini mengaku bersifat non-politik yang memfokuskan diri pada kampanye visual dan tulisan dengan misi &#8216;untuk dan dari Indonesia&#8217; .</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Yang unik, &#8220;hiduplahindonesiaraya.com&#8221; menjual kaos dengan design menarik bertemakan Indonesia baik visual ataupun tulisan. Dalam sebuah ruang, pengelola juga menyediakan fasilitas pemilik kaos I Love Indonesia yang ingin <em>mejeng </em>di situs.</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Lewat penjualan kaos ini, &#8220;hiduplahindonesiaraya.com&#8221; tengah melancarkan strategi baru berupa komunikasi visual dengan misi Cintai Indonesia. Strategi komunikasi seperti ini sebenarnya bukan hal yang baru, perusahaan kaos kata-kata Jegger di Bali, Dagadu di Yogyakarta, M59 di Bandung dan CakCuk di Surabaya, sudah mendahului strategi ini. Tapi dengan misi Cintai Indonesia, mungkin baru kali ini. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Startegi mereka menjadi lebih istimewa karena muncul di tengah krisis kepercayaan dan lunturnya nasionalisme atau kecintaan terhadap bangsa Indonesia. Bahkan, &#8220;hiduplahindonesiaraya.com&#8221; seperti hendak menawarkan cara baru untuk mencintai Indonesia tanpa upacara bendera lengkap dengan pembacaan Pancasila dan Pembukaan Undang-undang Dasar 45. </span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:11pt;color:#4d4d4d;font-family:&quot;">Gerakan ini juga bersinergi dengan gerakan serupa lainnya, sehingga hasil penjualan dari segala hasil karya mereka akan digunakan untuk mendukung kampanye selanjutnya. “Dengan harapan kelak, Indonesia pun memiliki kebanggaan terhadap rakyat yang senantiasa menghargai bangsanya sendiri” demikian kata pengelola situs. Salut! (harnug)</span></p>
<h5 style="text-align:justify;">NB : Terima kasih buat Dindi yang nulis <a href="http://hiduplahindonesiaraya.com/">http://hiduplahindonesiaraya.com/</a> di status YM-nya</h5>
<h5 style="text-align:left;">Keterangan Foto :  Kaos I Love Indonesia, diambil dari <a href="http://hiduplahindonesiaraya.com/">http://hiduplahindonesiaraya.com/</a></h5>
<p style="text-align:left;"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ketikataku.wordpress.com/197/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ketikataku.wordpress.com/197/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ketikataku.wordpress.com/197/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ketikataku.wordpress.com/197/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ketikataku.wordpress.com&amp;blog=2316809&amp;post=197&amp;subd=ketikataku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ketikataku.wordpress.com/2008/09/05/mencintai-indonesia-tanpa-upacara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ee6a9fa939d68aef93983b1a2c30e4a6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ketikataku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ketikataku.files.wordpress.com/2008/09/picture-5.png?w=98" medium="image">
			<media:title type="html">picture-5</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
